Kumpulan Dongeng Bahasa Inggris Singkat Tentang Binatang

Saturday, April 11th, 2015 - Narrative Text

Sobat bisa belajar dari kumpulan dongeng bahasa inggris singkat yang sudah bahasainggrismudah.com persiapkan. Membaca dongeng dalam bahasa inggris memberikan sobat BIM kesempatan untuk mempelajari teks bahasa inggris sekaligus mempelajari nilai moal yang seringkali terkandung dalam sebuah ceita dongeng.

Belajar Nilai Moral Dari Kumpulan Dongeng Bahasa Inggris Singkat

Sejak lama cerita merupakan salah satu cara orang untuk mengajarkan nilai-nilai moral dan kebaikan. Sejak kecil tentu kita sudah terbiasa mendengar dongeng anak tentang kancil. Meskipun bukan kisah nyata, namun karakter yang menarik dalam dongeng mampu menyampaikan pesan tentang kebaikan bagi yang mendengarkan dongeng.

Tidak hanya di Indonesia, di seluruh dunia cerita dongeng berkembang sebagai sarana mengajarkan nilai moral. Dan kali ini bahasa inggris mudah akan memberikan beberapa dongeng bahasa inggris singkat untuk sobat Bim baca.

Belajar Bahasa Inggris Dengan Membaca Dongeng Bahasa Inggris Singkat

Dongeng bahasa inggris singkat juga merupakan satu materi pembelajaran bahasa inggris yang baik dan mudah. Cerita dongeng yang menarik akan membuat sobat BIM tidak bosan membaca. Dalam dongeng bahasa inggris, tenses juga menjadi unsur penting. Jadi dengan membaca dongeng bahasa inggris singkat dari BIM sobat bisa belajar nilai moral dan juga menambah kemampuan berbahasa inggris.

Baiklah, berikut adalah contoh dongeng bahasa inggris singkat dari BIM.

Kumpulan Dongeng Bahasa Inggris Singkat Tentang Binatang

Kumpulan Dongeng Bahasa Inggris Singkat Tentang Binatang-serigala

The Fox and The Parrot

     One upon a time, in a morning, a Fox once saw a parrot fly off with a piece of bread in its beak and settle on a branch of a tree. The fox wanted the bread so he thougt for an idea. Then he got one.

     “Good morning, Mistress parrot,” he gret the parrot. “I heard your voice is the most beautifull among the birds.  let me hear but one song from you”

     The parrot became proud of herself, and start to sing.But the moment she opened her mouth the bread fell to the ground. The fox took the bread.

The fox laughing. Then he said “That was all I wanted. In exchange for your bread I will give you a piece of advice for the future: “Do not trust flatterers.”

Serigala Dan Beo

Satu waktu, di pagi hari , seekor rubah  melihat burung beo terbang dengan sepotong roti di paruhnya dan hinggap di cabang pohon . Rubah ingin roti itu sehingga ia mencari ide . Lalu ia punya satu .

 

     ” Selamat pagi , burung beo Nyonya , ” katanya menyapa burung beo . ” Saya mendengar suara Anda adalah yang paling indah antara burung-burung . Biarkan aku mendengar satu lagu dari Anda “

 

     Burung beo menjadi bangga dengan dirinya sendiri , dan mulai bernyanyi .Tapi saat dia membuka mulutnya roti jatuh ke tanah . Rubah mengambil roti .

 

Rubah tertawa . Lalu ia berkata ” Itu yang saya inginkan Sebagai ganti untuk roti Anda saya akan memberikan nasihat. ” . Jangan terlena pujian orang. “

 

Kumpulan Dongeng Bahasa Inggris Singkat Tentang Binatang-Kura-Kura

The Tortoise and the Rabbit

The rabbit was once boasting of his speed.  “I am the fastest animal in this forest. Who dare to race with me?”

 A  Tortoise heard that and said “I accept your challenge.”

  “Is it a joke,” said the rabbit; “You are so slow.”

   “Keep your boasting till you’ve won,” answered the Tortoise. “Shall we race?”

     So they finnaly had a race. The rabbit darted almost out of sight at once, but soon stopped and, to show his contempt for the Tortoise, lay down to have a nap.

The Tortoise plodded on and plodded on, and when the rabbit awoke from his nap, he saw the Tortoise just near the winning-post. The rabbit running to catch the tortoise, but he was late. The tortoise win.

     Then the Tortoise said wisely: “Slow but steady progress wins the race.”

Kura-kura dan Kelinci

Kelinci sedang menyombongkan kecepatannya . ” aku hewan tercepat di hutan ini . Siapa yang berani untuk balapan dengan ku ? “

 Seekor kura-kura mendengar itu dan berkata ” aku menerima tantangan mu . “

  ” Apakah itu sebuah lelucon , ” kata kelinci ; ” Kamu sangat lambat . “

   ” Bicaralah kalau kamu sudah menang, ” jawab kura-kura . ” Bagaimana kalau kita balapan ? “

 

     Jadi mereka akhirnya memulai perlombaan . Kelinci melesat cepat hampir tidak terlihat, tapi segera berhenti dan , untuk mengejek kura-kura , dia berbaring untuk tidur siang .

Kura-kura dengan susah payah berjalan , dan saat kelinci terbangun dari tidur siangnya , ia melihat kura-kura sudah dekat garis finis . Kelinci berlari  untuk mengejar kura-kura , tapi dia terlambat . Kura-kura menang .

     Kemudian Kura-kura berkata bijak : ” Lambat tapi stabil akan memenangkan perlombaan . “

 

The Wolf in Sheep’s Clothing

A Wolf found it hard in getting at the sheep owing to the vigilance of the shepherd and his dogs. But one day he found the skin of a sheep that had been flayed and thrown aside, so he wear it on and strolled down among the sheep.

     The other sheep did not know that he was actually a wolf in the Sheep’s clothing. He succeeded in deceiving the sheep. The wolf then bit one of the shep. He took the shep to the forrest and ate her.

     The wisdom is that appearances can be deceptive.

Serigala Berbulu Domba

Seekor Serigala merasa kesulitan dalam mendapatkan domba karena kewaspadaan gembala dan anjing . Tapi suatu hari ia menemukan kulit domba yang telah dikuliti dan dibuang. sehingga ia memakainya dan berjalan menyusupantara domba .

     Domba-domba lain tidak tahu bahwa dia sebenarnya serigala berbulu domba. Dia berhasil menipu domba . Serigala kemudian menggigit salah satu domba tersebut. Dia membawa domba ke hutan dan memakan nya .

     Nilai moralnya adalah bahwa penampilan bisa menipu .

The Boy Who Cried Wolf

Once upon a time, a shepherd-boy, who watched a flock of sheep near a village, lied to the villagers by crying out, “Wolf! Wolf!” and when his neighbors came to help him, laughed at them. He did this for three or four times.

     The Wolf, however, did truly come at last. The Shepherd-boy, now really scarred, shouted in a real pannic: “come and help me; the Wolf is killing the sheep. Please help me”; but no one of the villager paid any attention to his cries, they think he was liying again. The Wolf then ate all the sheeps.

     The moral value is that there is no one believing a liar, even when he speaks the truth.

Bocah Yang Berbohong Tentang Serigala

Sekali waktu , seorang anak gembala, yang menyaksikan kawanan domba di dekat sebuah desa , berbohong kepada penduduk desa dengan berteriak , ” Serigala ! Serigala ! ” dan ketika tetangganya datang untuk membantu, dia menertawai mereka. Dia melakukan ini sebanyak tiga atau empat kali .

     Akhirnya, serigala, benar-benar datang. Si anak gembala, sekarang benar-benar takut , berteriak dalam dengan panik : ” kesini dan bantu saya , serigala membunuh domba Tolong bantu saya . ” ; tapi tidak ada salah satu warga yang perduli kepada tangisannya , mereka pikir dia berbohong lagi. Serigalapun memakan semua domba .

     Nilai moralnya adalah  bahwa tidak ada satuorang pun yang percaya pada pembohong , bahkan ketika ia berbicara sebenarnya .

Baca juga Puisi Bahasa Inggris Tentang Alam Dari Penyair Terkenal. Demikian sobat BIM kumpulan dongeng bahasa inggris singkat kali ini.

Comments

comments